Sinopsis Putri Biru Episode 39 – 40 Minggu Dan Senin 11 – 12 September 2016

Sinopsis Putri Biru Episode 39 – 40 Minggu Dan Senin 11 – 12 September 2016 – Kalpana berkata pada malay jika keluarganya sudah memberi bukti bahwa mereka tidak menghormati kalpana dan juga keluarganya.

Kalpana lalu berusaha melepaskan cincin tunangan apu dan malay menghentikan kalpan lalu berkata jika pertunangan dirinya dan apu sudah dilaksanakan dan tidak ada yang dapat memisahkan mereka.

Malay lalu meminta renu dan juga vardhaan segera pergi dari rumahnya, kumkum lalu berkata jika mereka hanya membantu, malay kemudian menjawab jika mereka bisa membantu diri sendiri.

Baca Juga: Sinopsis Putri Biru Episode 38 Sabtu 10 September 2016

Malay berkata siapapun yang mencoba untuk menghentikan pernikahannya akan mendapat konsekuensi yang mengerikan, keluarga mittal kaget saat apu menatap mereka dengan marah.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Sesudah itu, kalpana dan apu menari sambil tertawa di rumahnya sebab mereka sudah menang dalam pertarungan pertama mereka dan Apu lalu teringat jika vardhaan mendengar pembicaraan mereka.

sinopsis-putri-biru-episode-39-40-minggu-dan-senin-11-12-september-2016

sinopsis-putri-biru-episode-39-40-minggu-dan-senin-11-12-september-2016

Sementara renu dan vardhaan mengemasi barang mereka dan renu mengatakan jika malay terlalu banyak menghina mereka dan mereka tidak mau tinggal disitu lagi lalu berjalan sambil membawa tas mereka.

Malay lalu meminta abhi supaya mengantar renu dan vardhaan ke stasiun namun renu mengatakan mereka akan pergi seperti saat datang lalu segera pergi sambil mengutuk mereka.

Vardhaan melewati candi lalu bertanya pada Tuhan kesalahan apa yang sudah ia lakukan sebab ia hanya ingin malay terhindar dari bahaya.

Vardhaan lalu meminta apu untuk bertemu di kuil dan apu meminta ijin pada kalpana dan berkata tidak akan terjadi apa – apa dengannya lalu ia pergi.

Sementara nandita dan kumkum menghampiri malay untuk menenangkannya dan malay balik bertanya mengapa mereka datang setelah mencoba untuk menghancurkan hidupnya.

Kalpana lalu datang dan berkata jika vardhaan meminta apu untuk bertemu di kuil dan apu mungkin saja dalam bahaya, malay lalu berlari menuju ke kuil.

Apu sampai di kuil dan vardhaan bertanya apa apu benar – benar mencintai malay dan apu hanya terdiam.

Vardhaan berkata jika ia selalu melakukan sauvlan somvar vrat agar bisa mendapatkan pasangan hidup yang terbaik, namun apu yang sudah mendapatkan pasangan baik seperti malay, kenapa malah melakukan hal tersebut.

Apu kemudian berjalan keluar dan tiba – tiba bangunan yang terbuat dari bambu tersebut rubuh meniban apu, malay yang baru saja sampai langsung membawa apu dan berkata tidak akan membiarkan terjadi sesuatu pada apu.

Apu pingsan dan malay khawatir jika apu akan tewas lalu berusaha membangunkan apu namun gagal dan malay menangis sambil memeluk apu, vardhaan ingin menyentuh apu namun malay memperingatkannya agar pergi menjauh.

Malay lalu membawa apu ke belati mandir sebab takut apu meninggal dan malay juga berdoa pada Tuhan bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa apu dan harus mengembalikan hidup apu dan jika terjado sesuatu pada apu maka ia akan bunuh diri.

Malay lalu membenturkan kepalanya pada lonceng kuil dan mencoba menghunuskan trishul saat apu tersedak dan bangun lalu malay langsung memeluknya.

Vardhaan ingin bicara tetapi malay memperingatkan agar ia menjauh lalu segera membawa apu pergi.

Setelah hampir sampai di rumah, malay berkata ia tidak bisa hidup tanpa apu dan akan mati jika terjadi sesuatu pada apu, malay lalu mengangis dab airmatanya jatuh ke tangan apu.

Apu lalu menarik tangannya dan berkata harus segera pulang dan apu berpikir tidak akan mengatakan apapun pada ibunya sebab kalpana pasti akan sangat khawatir dan sudah terlalu banyak hal buruk yang telah terjadi lalu berjalan menuju ke rumahnya.

Renu sampai di kuil dan menemui vardhaan, vardhaan lalu berkata jika apu sudah mati lalu hidup kembali setelah malay berdoa.

Renu lalu berkata jika roh jahat dan vishkanya kembali ke kehidupan setelah kematian dan vardhaan bertanya apakah apu adalah roh jahat atau vishkanya.

Apu lalu cerita pada kalpana dan dida tentang peristiwa di kuil dan dida berkata jika apu hidup kembali dalam rahim vishkanya dan kalpana dengan senang berkata jika tidak ada lagi yang bisa menyelamatkan mereka dari mittal.

Apu lalu teringat akan cinta malay padanya dan membuatnya sedih lalu kalpana bertanya apa yang sudah terjadi jika apu tidak ingin menghukum mittal.

Vardhaan lalu memanggil nandita untuk datang ke kuil dan berkata bagaimana apu kembali hidup setelah mati dan berkata itu sihir baik Dewa atau apu bukanlah manusia.

Vardhaan lalu berkata jika ia dan ibunya dapat kembali untuk mengetahui tentang rahasia tersebut dan nandita sangat berterimakasih dan renu mengatakan tidak perlu mengucapkan terimakasih padanya.

Kalpana lalu berkata pada apu jika ia bisa menerima kekalahan bahwa ia mencintai malay, namun hal itu tidak akan menghalangi motivasi dari ibunya dan dida.

Sinopsis Putri Biru Episode 39 – 40 Minggu Dan Senin 11 – 12 September 2016 | derozari | 4.5
Shares
error: Content is protected !!