Sinopsis Putri Biru Episode 36 Kamis 8 September 2016

Sinopsis Putri Biru Episode 36 Kamis 8 September 2016 – Kalpana sedang sibuk mengawasi para pekerja untuk memasang dekorasi pernikahan dirumahnya.

Nenek sedang memilih sarre untuk apu dan apu sendiri sedang melamun malay yang tidak jadi datang.

Renu lalu bicara dan berkata sesuatu pada nandita namun nandita memotng dan kumkum mengatakan tentang sesuatu hal yang sangat membuat ia khawtir.

Baca Juga: Sinopsis Putri Biru Episode 35 Rabu 7 September 2016

Kalpana lalu mendatangi apu dan bertanya lalu apu mengajak kalpana untuk menjauh dari nenek dan mengatakan sesuatu dan nandita memanggil mereka.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Nandita datang dengan kumkum dan kalpana menyapa mereka dan berkata jika nandita tidak perlu khawatir sebab seluruh persiapan telah dilakukan.

sinopsis-putri-biru-episode-36-kamis-8-september-2016

sinopsis-putri-biru-episode-36-kamis-8-september-2016

Nandita dan kumkum lalu melihat dekorasi disekeliling ruangan dan kalpana mengajak mereka masuk lalu bercerita tentang persiapannya dan nandita serta kumkum hanya mendengarkan.

Nandita kemudian berkata bahwa harsh sedang kurang sehat dan nandita meminta agar pertunangan dilakukan di rumah mittal saja.

Kalpana lalu memotong dan berkata bahwa semua persiapan sudah dilakukan namun nandita kembali melanjutkan perkataannya jika ia akan membayar semuanya.

Nandita juga meminta kumkum untuk memberitahu rasik agar kerugian kalpana bisa dihitung dan kalpana akhirnya setuju lalu nandita dan kumkum pergi dari situ.

Kalpana marah dan mau minum namun dilarang apu dan apu juga berkata sesuatu lpada ibunya. Kalpanan lalu mengambil ponselnya dan memberikan pada apu.

Sementara itu vardhaan sedang berdoa dan malay sedang sbuk lalu apu menghubunginya dan berkata jika ia ingin bicara penting dan malay meminta apu untuk datang ke rumahnya namun apu yang meminta malay untuk datang dan malay setuju.

Vardhaan sedang membawa nampan berisi api suci dan malay mendekatinya lalu melihat tangan vardhaan gemetar membawa nampan tersebut dan akhirnya malay mengambilnya.

Malay lalu berkata sesuatu pada vardhaan dan langsung pergi sementara vardhaan hanya berkata pada diri sendiri.

Apu lalu melihat persiapan di balkon dan ia melihat malay berjalan keluar menuju ke rumahnya, namun malay tidak jadi memencet bel dan apu memberitahukan tingkah malay yang aneh pada ibunya.

Apu lalu membuka pintu dan malay berkata sesuatu, namun saat ingin masuk kerumah apu malay merasa kakinya sulit untuk digerakkan dan pusing.

Apu lalu bertanya apa malay baik – baik saja dan malay mengiyakannya dan apu berkata jika persiapan sudah dilakukan di rumahnya tetapi nandita ingin jika pertunangan digelar di rumah malay.

Malay lalu berkata jika tidak ada masalah jika pertunangan diadakan di rumah apu atau malay dan malay pergi.

Apu kemudian memanggil malay dan malay berhenti lalu berbalik dan apu kembali bertanya apa malay baik – baik saja dan malay berkata dia dalam keadaan baik dan masih cinta pada apu lalu pergi dari situ.

Vardhaan melihat malay pergi dari rumah apu lalu renu menghampiri vardhaan dan meminta vardhaan melihat apa yang dilakukan apu untuk mengelabui malay.

Vardhaan sedikit berdebat dengan ibunya dan renu kemudian meminta vardhaan untuk pergi ke rumah apu dan vardhaan segera mengawasi rumah apu dan masuk kedalamnya.

vardhaan melihat banyak orang masih mondar mandir membongkar dekorasi dan ia hampir jatuh karena tersandung sesuatu namun tapur menyelamatkannya dan bertanya siapa vardhaan.

Vardhaan lalu berkata jika ia disuruh nandita untuk bertanya tentang pertunangan dan ia juga bertanya tentang apu dan tapur berkata jika apu ada diatas.

Vardhaan lalu pergi ke lantai atas mencari apu sambil mengambil beberapa tirai di lantai agar terlihat memiliki kesibukan dan vardhaan sampai di depan kamar apu.

Vardhaan mendengar kalpana dan apu sedang bicara tentang malay dan bicara bahwa nandita akan membatalkan pertunangan, mereka juga berencana untuk berakting sekali lagi dan setelah itu akan membunuh malay.

Vardhaan lalu menceritakan semuanya pdaa nandita, kumkum serta ibunya dan mereka semua sangat kaget dengan cerita vardhaan tersebut.

Baca terus kelanjutan cerita Putri Biru Episode ke 37 dalam artikel dari kumpulansinopsis.net berikutnya.

Sinopsis Putri Biru Episode 36 Kamis 8 September 2016 | derozari | 4.5
Shares
error: Content is protected !!