Sinopsis Putri Biru Episode 32 Jumat 2 September 2016

Sinopsis Putri Biru Episode 32 Jumat 2 September 2016 – Malay sedang membuka bajunya dan saat akan ke kamar mandi ia kaget, pintu kamar mandi terbuka dan malay terlempar jatuh.

Malay melihat ada orang didalam kamar mandinya dan itu vaardhan dan ia marah dengan gadis tersebut.

Kumkum mendatangi malay ke kamarnya dan renu juga menuju kesana dan malay keluar dari kamar bersama dengan vaardhan.

Renu lalu memperkenalkan dengan anaknya dan kumkum berkata jika renu dan vaardhan adalah temannya dan datang untuk hadir di pernikahan malay.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Malay lalu menyapa renu dan menyentuh kakinya untuk mendapat berkat dan renu meletakkan tangannya diatas kepala malay dan ia merasakan sebuah kekuatan super lalu ia terdiam dan malay kembali masuk ke kamar.

Renu lagi mengajak kumkum pergi untuk bicara dan renu berkata jika ada sebuah kekuatan super pada malay dan kumkum setuju lalu ia menunjuk kearah rumah kalpana dan menceritakan semua peristiwa yang sudah terjadi.

Mereka lalu bicara di depan rumah kalpana dan setelah kumkum bicara, pintu rumah kalpana terbuka dan kalpana keluar menyapa kumkum.

Kumkum lalu memperkenalkan renu dan kalpana meminta mereka untuk masuk namun renu tidak mau dan berkata lain kali saja.

Renu lalu menatap kalpana dengan pandangan penuh arti dan kalpana langsung menutup pintu, lalu renu meminta kumkum untuk mengambil sebuah sendok dan juga benang.

Kumkum lalu pergi dan kembali sambil membawa sendok dan benang, renu lalu melempar sendok itu kedalam rumah kalpana dan kumkum kaget sekaligus takut dan renu menenangkan kumkum dan mengajaknya pergi.

Baca Juga: Sinopsis Putri Biru Episode 31 Kamis 1 September 2016

Sinopsis Putri Biru Episode 32 Jumat 2 September 2016

Sinopsis Putri Biru Episode 32 Jumat 2 September 2016

Tiba – tiba apu memanggil mereka dan mengembalikan sendok kumkum dan renu membuat sebuah alasan.

Apu berkata sesuatu sehingga renu terkejut dan setelah mengembalikan sendok apu hendak kembali namun vaardhan datang dan mengenali apu dan vaardhan menyapa apu.

Merekaa lalu bicara dan vaardhan memberi selamat pada apu atas pernikahannya dengan malay dan apu hanya mengatupkan kedua tangannya dan apu kembali masuk kerumah dan vaardhan kembali ke rumah malay.

Renu lalu bertanya tentang apu pada kumkum dan mereka berdua membicarakan apu, rasik memanggil kumkum dan ia segera pulang.

Sedangkan renu masih memikirkan sesuatu sambil terus melihat kearah rumah kalpana dan vaardhan mengamati ibunya dari balik jendela.

Renu berkata pada vaardhan bahwa mertua malay mempunyai kekuatan hitam dan vaardhan meminta agar ibunya tidak mengawasi rumah orang lain.

Renu lalu setuju dengan vaardhan dab berjanji padanya, sedangkan malay ada di dalam kamar sedang melihat cincin yang akan diberikan pada apu dan sambil berpikir apakah apu menyukainya.

Malay lalu keluar dari kamar dan melihat kearah jendela apu dan apu tidak keluar sehingga malay mengambil bola kecil lalu melemparnya kearah jendela apu.

Namun apu tidak keluar juga dan membuat malay marah lalu menendang pembatas balkonnya sehingga malay menjadi kesakitan.

Apu lalu keluar dan malay langsung menyapa apu sambil memperlihatkan cincin apu, namun apu masih tidak mengerti dengan ucapan malay dan apu menutup jendelanya dan malay berpikir akan pergi ke rumah apu dan menunjukkan langsung cincinya.

Sementara vaardhan yang sedang tidur terusik dengan dengkuran ibunya dan vaardhan menegur ibunya agar berhenti mendengkur, namun sang ibu masih saja mendengkur.

Vaardhan lalu memegang tubuh ibunya dan bingung, saat vaardhan membuka selimutnya ternyata ibunya tidak ada dan hanyalah sebuah ponsel yang berbunyi suara dengkuran.

Vaardhan lalu menggerutu dan menduga jika sang ibu pergi ke rumah apu.

Renu sedang mengendap – endap kerumah kalpana sambil mengenakan penutup wajah dan ia mencoba agar bisa masuk ke rumah kalpana namun terkunci.

Renu lalu melihat satu jendela yang belum dikunci dan renu masuk lewat jendela tersebut dan renu mengeluarkan peralatannya yaitu jeruk lemon, benang dan juga kompas dan mulai memeriksa kekuatan dengan kompas tersebut.

Sementara itu, malay keluar dari kamarnya dan berjalan mengendap – endap, begitu juga dengan vaardhan dilantai bawah.

Malay mulai menuruni tangga sambil berjalan mundur, begitupun dengan vaardhan, mereka lalu bertabrakan dan malay jatuh terpental dan kepalanya membentur meja.

Malay melihat vaardhan lalu marah padanya dan vaardhan langsung meminta maaf, malay lalu bertanya apa yang dilakukan vaardhan sementara vaardhan terus memandangi malay.

Vaardhan berkata tidak bisa tertidur sebab ia terbiasa tidur dengan atap langit di kolkotta yang banyak polusi, lalu malay menggandeng vaardhan dan membawanya keluar.

Sementara itu, renu masih sibuk dengan usahanya agar bisa mencari tahu kekuatan super di rumah apu, renu lalu menyenggol sebuah barang dan terjatuh sehingga semua anggota keluarga kalpana terbangun dan ingin memeriksanya.

Ikuti terus kelanjutan dari cerita Putri Biru Episode lainnya dalam ulasan yang diberika kumpulansinopis.net berikutnya.

Sinopsis Putri Biru Episode 32 Jumat 2 September 2016 | derozari | 4.5
Shares
error: Content is protected !!