Sinopsis Veera Episode 213 Selasa 16 Agustus 2016

Sinopsis Veera Episode 213 Selasa 16 Agustus 2016 – Baldev mengatakan pada bansuri jika ia egois dengan impiannya dan tidak memberi veera kesempatan untuk mengisi formulir calon kepala desa.

Manjeet berkata jik tugas veera adalah mendukungnya dan baldev pasti menang dan jika veera menentang baldev maka ia akan menjadi musuh dan tugas sebenarnya adalah mengurus rumah bukan desa.

Veera yang baru pulang berkata jika tugasnya juga mengatur desa dan ia telah mengisi formulir calon kepala desa, baldev yang mendengarnya sangat kaget sedangkan manjeet tersenyum mendengarnya.

Ratan yang baru tiba dirumah juga mengabarkan hal itu pada keluarganya. Ratan lalu berkata jika ia tahu ranvi akan menjelaskan pada veera dan menunjukkan jalan yang harus ia tempuh.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Ranvi lalu mengiyakan perkataan ibunya dan akan pergi kesana untuk menjelaskan padanya sebab veera mempunyai hal baik yang bisa menguntungkan desa.

Sementara itu baldev marah dan mulai berselisih dengan veera. Manjeet berkata pada bansuri untuk melihat dan menikmati pertengkaran itu.

Baldev verkata jika ia akan menjadi kepala desa dan membuat sekolah dan itu adalah haknya. Baldev bertanya pada veera apa ia akan menentang suaminya sendiri.

Veera berkata ia memang istrinya tetapi bukan berarti pelayannya lalu veera segera pergi ke kamar dan baldev mengikutinya dan mereka kembali bertengkar dikamar.

Baca Juga: Sinopsis Veera Episode 211 Minggu 14  Agustus 2016

Sinopsis Veera Episode 213 Selasa 16 Agustus 2016

Sinopsis Veera Episode 213 Selasa 16 Agustus 2016

Veera berkata jika ia tidak menunjukkan sifat apapun selama itu dan tidak pernah berpikir sebelum berkata, namun ia sedang bertarung dan baldev tidak memikirkan apapun dan hanya memenuhi impian.

Sedangkan ranvi sedang berkata pada semua orang jika veera kembali mencalonkan diri setelah melihat baldev mengisi formulir calon kepala desa.

Bibi berkata khawatir jika hubungan baldev dan veera tidak akan lancar karena masalah itu. Namun ranvi berkata tidak akan terjadi apapun dan mereka semua mengira bahwa hubungan veera dan ranvi berjalan baik karena baldev memahami istrinya.

Baldev masih bertengkar dan berkata jika ia tidak mengerti kenapa veera ingin baldev mendukungnya dan apa veera bisa mendukungnya.

Baldev juga berkata kemarahannya cukup besar dan sering memutuskan dengan buru – buru namun tujuannya kali ini benar dan veera bisa mencegahnya saat memutuskan sesuatu yang salah.

Mereka berdua kembali bertengkar dengan hebat dan veera menjelaskan pada baldev jika dirinya tidak bisa percaya pada baldev jika baldev tidak tahu apa – apa.

Baldev lalu bertanya pada veera apa ia akan tetap mempertahankan pernikahan ini dalam usahanya menjadi kepala desa. Veera berkata jika baldev sering berkata agar tidak membawa masalah dari luar kerumah.

Baldev semakin parah dan menyatakan perang sudah dimulai lalu bertanya untuk terakhir kali apa veera akan menarik namanya dari pemilihan calon kepala desa dan veera berkata tidak. Baldev berkata jika yang terbaik akan menang lalu veera segera pergi dari situ dan baldev terlihat kesal.

Baldev lalu mendapat telepon dari manager oberoi yang mengucapkan selamat pada baldev dan bertanya apa ia mengharapkan kemenangan. Baldev mengatakan jika kemenangan telah diputuskan dan manager bertanya berarti pembangunan segera dimulai.
Baldev berkata tidak hanya membangun mall saja namun juga bisnis yang lain. Manager tersenyum dengan senang dan berkata bagus dan akan becerita pada tuan oberoi nanti.

Manjeet lalu menegur veera karena menyediakan makanan pedas. Veera lalu meminta maaf dan akan membuatkan yang baru. Manjeet lalu bertanya dimana baldev dan veera berkata sedang mandi.

Balwant lalu datang dan veera menyediakan roti untuk ayah mertuanya dan berkata ia akan membuatkan makanan baru karena itu pedas. Namun balwant meminta veera untuk duduk dan makan bersama.

Balwant berkata jika ia juga tidak pernah membiarkan ibu veera memasak sedangkan yang lain sedang makan dan apalagi veera adalah menantunya. Veera kemudian menurut perintah ayah mertuanya.

Baldev datang dan berkata tidak lapar namun balwant meminta baldev untuk makan dan bisa pergi setelah itu. Balwant melihat baldev yang kesal melihat veera dan bertanya apa lagi yang terjadi antara mereka.

Veera berkata tidak terjadi apa – apa dan berkata ia ikut pemilihan calon kepala desa. Balwant tersenyum dan berkata jika veera pasti akan menjadi kepala desa dan pertarungannya jadi seimbang. Ayah berkata jika baldev menang ia senang namun jika kalah masih ada veera yang bisa memenangkannya. Veera dan baldev lalu saling melihat.

Ayah meminta mereka untuk bertarung namun harus melupakannya saat dirumah dan siapa saja yang menang pikirkan jika itu kemenangan mereka berdua dan saling mendukung.

Mnjeet berkata pada balwant jika pasti banyak rintangan dalam pemilihan calon kepala desa dan veera harusnya mendukung baldev, namun balwant berkata jika veera tidak hanya istri baldev tetapi juga anak desa itu dan ia bangga padanya.

Sementara itu dirumah ratan, ranvi berkata pada ratan jika ia tidak akan banyak mengupas buah matar lalu masuk kedalam kamarnya dan ratan berpura – pura kakinya terkilir dan ranvi segera menolong sang ibu.

Ratan dan bibi chaiji sengaja membuat ranvi sibuk dengan mereka dan tak membiarkan ranvi masuk ke kamar dan ternyata gunjan sedang mendekorasi kamar mereka dan berkata dalam hati jika ibu dan bibi pasti sedang mencegah ranvi masuk ke kamar.

Ratan lalu meminta ranvi untuk memijit kakinya dan bibi chaiji berkata sabar pada ratan karena ranvi pasti akan melakukannya. Ranvi akan menelepon dokter namun ratan dan bibi chaiji menolak dan ranvi akhirnya memijit kaki ibunya lalu mereka tersenyum gembira.

Sementara itu, baldev masuk ke kamar dengan kesal karena veera. Baldev lalu mendapat panggilan dari kantor dewan desa dan mereka mengundang semua kandidat untuk datang besok agar bisa menyampaikan opini pada warga desa.

Ia juga berkata baldev dan veera harus datang dan baldev berkata ia akan datang. Baldev juga diminta untuk menyampaikan pada veera lalu baldev tersenyum licik saat mendengarnya.

Baca sinopsis veera episode 214 di artikel dari kumpulansinopsis.net berikutnya.

Sinopsis Veera Episode 213 Selasa 16 Agustus 2016 | derozari | 4.5
Shares
error: Content is protected !!