Sinopsis Putri Biru Episode 25

Sinopsis Putri Biru Episode 25 – Kumkum membukakan pintu dengan ketus dan bertanya kenapa kalpana datang namun nandita menyambut kalpana dengan ramah.

Kalpana lalu masuk membawa seserahan namun nandita meminta kalpana untuk memberikannya sendiri pada malay.

Nandita lalu berkata jika pooja apu akan ditemani oleh abhi dan kalpana berkata jika yang lebih tua yang harus menemani pooja apu.

Nandita lalu berkata pendeta mengatakan hanya orang yang belum menikah yang dapat menemani pooja apu.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Malay lalu keluar dan kalpana memberikan seserahan tersebut pada malay lalu mereka berdua berbicara. Kalpana kemudian pamit dan berkata ia akan datang pada pooja malam nanti dan nandita melihatnya dengan ketus.

Pada malam harinya kalpana dan seluruh keluarganya datang untuk menghadiri pooja malay. Kalpana lalu mendekati harshvardhan lalu menyapanya dengan ketus.

Nandita lalu memanggil malay dan malay segera turun ke bawah, kalpana memuji penampilan malay sedangkan nandita terlihat tidak senang kalpana menyentuh putranya.

Sedangkan apu pergi ke kuil untuk melakukan pooja ditemani oleh abhi, tetapi apu tiba – tiba merasa kepalanya pusing dan abhi bertanya apakah apu baik – baik saja.

Pooja malay sudah dimulai dan kumkum menggerutu pada rasik karena terus saja melihat kalpana dan nandita sibuk dengan handphonenya dan kalpana juga ikut memperhatikan nandita.

Baca Juga: Sinopsis Putri Biru Episode 24 Part 2

Sinopsis Putri Biru Episode 25

Sinopsis Putri Biru Episode 25

Apu dan abhi kemudian masuk ke dalam kuil dan pendeta palsu menyambut mereka lalu meminta abhi untuk pergi dan menunggu di luar.

Abhi menolaknya dan membuat pendeta tersebut marah lalu abhi akhirnya pergi. Saat abhi telah pergi, 3 orang pendeta palsu datang kembali dan salah seorang pendeta mengeluarkan foto dari sakunya dan memastikan bahwa wanita yang ada di kuil adalah apu dan semua pendeta palsu itu adalah preman yang disewa nandita.

Nandita lalu meninggalkan tempat pooja sebentar untuk menghubungi abhi lalu bertanya apa ia sudah sampai di kuil dan abhi mengiyakannya serta berkata pendeta akan memulai poojanya sementara ia menunggu di luar.

Setelah selesai menelepon nandita mengucapkan sesuatu dan saat ia membalikkan badannya, kalpana sudah ada di belakangnya.

Nandita kemudian berusaha untuk bersikap wajar pada kalpana dan berkata jika ia sudah bicara dengan abhi lalu nandita segera kembali ke pooja malay.

Abhi yang sedang menunggu diluar secara tiba – tiba dipukul oleh kayu dari belakang oleh 3 orang preman yang menyamar menjadi pendeta tersebut lalu mereka segera mengambil ponsel abhi.

Apu yang sedang berdoa kaget melihat para pendeta palsu sedang mengerumuninya. Apu berusaha untuk lari namun mereka memegangnya dan salah satu orang itu mau menusuk apu dengan belati, apu segera menendang orang itu hingga jatuh.

Apu kemudian meronta dengan mencakar salah satu pendeta namun racun apu tidak bekerja pada cakaran itu dan apu melihat bulan purnama sedang bersinar.

Sementara itu, pooja di rumah malay masih berlangsung dan pendeta berkata jika hari itu adalah bulan purnama dan seluruh roh jahat tidak dapat bekerja.

Perkataan pendeta itu membuat kalpana sangat kaget lalu ia melihat ponselnya dan akan pergi tetapi pendeta mencegahnya meskipun kalpana sudah memberikan banyak alasan.

Kalpana kemudian tetap pergi dan segera menelepon apu, ibu kalpana kemudian menghampiri kalpana dan bertanya apa yang terjadi dengan kalpana dan kalpana berkata jika racun pada vishkanya tidak akan bekerja saat bulan purnama dan apu berada dalam bahaya.

Apu masih mencoba untuk melawan keempat pendeta palsu tersebut dan ia melihat tangan pendeta yang telah dicakarnya tetapi tangan pendeta tersebut baik – baik saja lalu ia lari masuk kedalam kuil sementara kalpana masih mencoba untuk menghubungi apu.

Apu kemudian mengunci dirinya di dalam kuil dan 4 orang pendeta palsu itu berusaha untuk membuka pintu. Apu lalu berdoa pada dewa dan ia menarik kalungnya.

Apu menunggu tubuhnya berubah warna tetapi tidak ada yang terjadi dan apu kembali berdoa sambil menangis sementara preman tersebut masih berusaha untuk masuk.

Apu masih berdoa di kuil dan kalpana terus mencoba untuk menghubungi apu. Sementara nandita memiliki rencana lain agar pernikahan apu dan malay gagal.

Nandita lalu melihat tapur yang sedang duduk tetap di depan api pemujaan, nandita lalu berdiri dan dengan sengaja menyentuhh tubuh tapur sehingga kendi di dekat api pemujaan berisi air tumpah dan membuat api pemujaan mati.

Pendeta dan yang lainnya kaget sedangkan kalpana sangat khawatir. Malay lalu bertanya pada ibu kalpana dan ia mengatakan tidak ada yang terjadi.

Nandita lalu meminta kalpana untuk kembali ke pemujaan. Kalpana lalu kembali sementara ibunya terus berusaha untuk menghubungi apu dan berdoa pada Tuhan untuk keselamatan apu.

Sinopsis Putri Biru Episode 25 | derozari | 4.5
Shares
error: Content is protected !!