Putri Biru Episode 22 Kamis 18 Agustus 2016

Putri Biru Episode 22 Kamis 18 Agustus 2016 – Nandita senang karena malay datang dan nandita berkata hal buruk tentang keluarga kalpana namun malay meminta ibunya untuk berhenti bicara.

Malay melawan sang ibu dan ia malu dengan perbuatan ibunya dan apu sudah banyak menyelamatkan hidupnya. Malay juga berkata jika ia hutang budi pada keluarga kalpana.

Malay kemudian berkata mencintai apu dan membuat nandita sangat kaget mendengar itu semua. Ia lalu memandang semua orang dan merasa malu.

Malay kembali meneruskan bicaranya namun kumkum ikut berbicara dan malay membentak kumkum sementara nandita marah dengan ucapan malay.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Setelah selesai bicara, malay segera menghampiri kalpana dan berkata sesuatu lalu ia melihat segala tulisan di dinding rumah kalpana dan malay menangkupkan kedua tangannya untuk meminta maaf.

Apu lalu membawa ibu dan neneknya kembali kedalam rumah dan malay membubarkan orang – orang sementara nandita hanya diam menahan marah. Malay lalu mengikuti apu lalu memanggilnya dengan perlahan dan apu menoleh dengan marah lalu menutup pintunya.

Baca Juga: Sinopsis Putri Biru Episode 20-21 Terbaru Agustus 2016 Part 2

Putri Biru Episode 22 Kamis 18 Agustus 2016

Putri Biru Episode 22 Kamis 18 Agustus 2016

Malay kemudian menghapus semua tulisan di dinding. Sementara itu didalam rumah apu terpaku karena rumahnya dalam keadaan berantakan lalu ia memberikan minum pada ibunya dan menghapus arang pada wajah kalpana dengan handuk.

Apu kemudian menangis melihat kamarnya yang sangat berantakan. Malay kemudian pulang dan semua orang tegang melihatnya.

Malay lalu berkata pada kanika jika ia mencintai apu dan tidak dapat menikah dengannya. Kanika yang mendengar itu langsung menangis dan malay meminta maaf atas apa yang terjadi.

Nndita membentak malay dan berkata harus menikah dengan kanika namun malay berkata pada nandita jika ia hanya akan menikah dengan apu dan perkataan malay sangat membuat semua oprang kaget.

Ibu kanika merasa sedang dihina dan berkata jika nandita masih menetapkan pernikahan meski malay berselingkuh.

Malay lalu membela ibunya dan berkata jika ibunya tidak mengetahui tentang itu namun ibu kanika sudah sangat marah dan mengajak kanika untuk pulang.

Pada malam harinya, apu melakukan pooja dan mengingat ibu serta neneknya yang dianiaya dan apu menahan marahnya. Setelah pooja selesai, apu berjalan keluar rumah namun kalpanan menghentikannya dan bertanya akan kemana apu dan apu berkata ingin menyelesaikan pada yang seharusnya ia lakukan lalu segera keluar dan kalpana serta ibunya hanya saling bertatapan.

Keluarga mittal sedang terdiam dan apu datang yang membuat semua terkejut. Kumkum lalu mengusirnya namun apu tidak perduli dan ia masuk melewati kumkum dan mendatangi malay.

Apu berkata pada malay jika ia akan menerima cinta malay dan menikah dengannya namun dengan syarat. Kumkum emosi namun rasik menahannya.

Apu berkata jika keluarga malay telah membuat buruk keluarga apu didepan banyak orang sehingga tidak dapat mengangkat kepala lagi dan apapun yang keluarga mittal lakukan pada ibu dan neneknya, apu tidak akan dapat melupakannya dan ia ingin martabat keluarganya dikembalikan lebih dulu. Setelah selesai, apu segera pergi dari situ.

Baca kelanjutan sinopsis Putri Biru episode selanjutnya yang ke 23 pada artikel kumpulansinopsis.net selanjutnya.

Putri Biru Episode 22 Kamis 18 Agustus 2016 | derozari | 4.5
Shares
error: Content is protected !!