Sinopsis Uttaran Episode 378 Bagian Pertama

Sinopsis Uttaran Episode 378 Bagian Pertama – Episode yang akan kumpulansinopsis.net bagikan kali ini dimulai dengan akash yang menyebutnya sebuah keajaiban karena bisa saja ia terbunuh dalam kecelakaan besar namun sesuatu yang lain telah terjadi.

Meethi lalu bertanya apakah akash senang dan maiyya setuju lalu mengambil satu cangkir teh untuknya. Sementara itu pavitra dengan polos berkata jika maiyya tidak berharap padanya dan harus melihat hari itu dengan cepat.

Maiyya lalu bertanya pada akash kalau ia berpikir iti disengaja atau tidak disengaja dan meethi juga menanyakan hal yang serupa, akash lalu berkata untuk melupakan itu karena ia akan membuat pesta untuk meethi esok hari.

Sankrant lalu berkata ia akan bertanggung jawab terhadap persiapannya dan akan melakukan cara Babhi, ia lalu pergi dan melakukan hal yang serupa. Akash teringat jika ia harus memanggil rathore untuk bertanya kapan kembali besok dan ia juga ingat telah kehilangan teleponnya di Shimla lalu meethi berkata untuk memakai ponselnya.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.
Baca Juga: Sinopsis Uttaran Episode 377 Bagian Kedua
Sinopsis Uttaran Episode 378 Bagian Pertama

Sinopsis Uttaran Episode 378 Bagian Pertama

Ambika lalu berpikir agar berbuat sesuatu dengan posenl akash karena ponsel itu masih ada padanya. Mukku lalu memanggil wisnu dengan ragu – ragu karena ia tidak ada di kantor tetapi sedang berjalan – jalan di tempat lain. Ia lalu bertanya tentang makan siang dan berkata jika teman – teman harus memuji setiap harinya.

Ia lalu melihat kotak makannya dengan sedih dan berkata kenapa selalu menanyakan hal yang sama setiap hari. Ia lalu berkata agar makan siang dan meyakinkan dirinya. Wisnu sedih dan berpikir bagaimana cara untuk mengatakannya.

Sementara itu, ambika pergi ke kamar maiyya dengan membawa ponsel akash, ia tersenyum licik mengingat bagaiman ia mencuri ponsel akash. Ambika lalu membuka lemari lalu berpikir untuk menyembunyikan ponsel akash disitu.

Rathore sedang bertanya pada perawat tentang kejadian di rumah sakit princeton pada tanggal 21 Agustus 1988 dengan pasien bernama malvika rathore yang sedang hamil. Perawat itu ingat karena itu juga awal dari karirnya dan berkata saat itu ia menjaga register lalu masuk kedalam untuk memeriksa dan rathore menunggunya dengan cemas dan berpikir jika itu adalah harapan terakhirnya.

Perawat itu lalu datang kembali dengan membawa registernya dan ada entry dengan nama Malvika Rathore pada tanggal 20 Agustus dengan 70 % luka bakar dan merupakan kasus yang sulit lalu bayi lahir tanggal 21 Agustus namun ada 2 sampai 3 pengiriman pada hari itu dan yang tidak tertulis disitu adalah apa ia masih hidup atau tidak.

Rathore lalu bertanya apa mereka tidak mendapat konfirmasi dengan cara apa saja dan perawat itu membantahnya. Rathore lalu berterimakasih pada perawat itu dan pergi setelah ia melihat tanda centang pada nama malvika di kolom gadis.

Rathore lalu memberikan kartu namanya untuk menguhbunginya jika perawat itu mengingat sesuatu. Rathore sangat menginginkan jawaban tentang beberapa pertanyaan dan apakah ia masih mempunyai seorang putri yang masih hidup atau tidak dan ia harus menemukan jawaban itu.

Sementara itu, akash memberikan kabr baik pada mukku dan memberikan teleponnya ke meethi untuk bicara dan memeluknya dari belakang dan mukku sangat terharu dan senang saat mendengar kabar itu, akash lalu mengundang mukku dan juga wisnu untuk datang ke pesta dan mukku pun setuju.

Akash lalu pergi ke samping untuk bicara dengan mukku dan berkata jika ia akan memberikan kejutan sebuah gaun untuk meethi dan berkata agar jangan mengtakan apa – apa pada meethi, mukku pun setuju.

Sinopsis Uttaran Episode 378 Bagian Pertama | Maressa Bernadetta Anastasya | 4.5
Shares
error: Content is protected !!