Sinopsis Uttaran Episode 374 Bagian Pertama

Sinopsis Uttaran Episode 374 Bagian Pertama – Pada kesempatan kali ini kumpulansinopsis.net akan mengulas sinopsis dari drama India berjudul Uttaran episode yang ke 374, silahkan disimak berikut ini.

Ambika sedang melihat Akash dan Meethi yang sedang makan bersama dengan romantis dan ia melihat telepon Akash diatas meja lalu ia mengambilnya dengan hati – hati sambil berkata jika itu akan sangat membantu.

Ia lalu berkata pada dirinya sendiri, akan bagaimana kau akan menyelamatkan Meethi, kau telah diselamatkan dengan ular namun tidak ada yang dapat menyelamatkanmu sekarang, bahkan tidak juga dengan Akash.

Baca Juga: Sinopsis Uttaran Episode 370-371 Bagian Kedua

Sinopsis Uttaran Episode 374 Bagian Pertama

Sinopsis Uttaran Episode 374 Bagian Pertama


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Setelah ia mengambil telepon itu lalu ia langsung pergi dan pada saat itu Meethi melihat Ambika dan Akash mengetahuinya dan berkata jika ia seperti melihat sebuah bayangan lalu kmebali menikmati makanannya.

Sementara itu Mukku datang ke pertemuan namun semua pintu terkunci dan tidak ada orang lalu ia melihat sekitar dan memanggil Yuvaan agar keluar. Ia kemudian mengkonfirmasi alamat dan memeriksanya di kotak pesan sambil terus memanggil.

Sementara Wisnu sedang memanggil bosnya di kabin dan ia melihat surat di atas meja yang ditujukan dengan namanya. Wisnu berpikir jika ia akan dipromosikan. Bos lalu menjelaskan tentang masalah ekonomi tahun ini dan berkata jika bos mendapatkan sebuah perintah dari kantor pusat agar memotong 40 % dari para staff dan salah satunya adalah wisnu dan itu membuat wisnu sangat kaget.

Mukku tidak sengaja menabrak ember lalu ia melihat ke arah sekitar lalu ia datang kembali ke nomor yang sama yakni 605. Tempat itu seperti beberapa labirin dan ia berkata jika dalam pesan nomor 805 dan ini nomor 605 dan pasti tidak jauh lagi.

Mukku bergumam jika ia tidak menyukai tempat itu dan harus pergi dari sana lalu ia mendengar langkah kaki yang membuat ia terkejut lalu membalikkan badannya, tetapi tidak ada siapapun, lalu ia memanggil dengann suara yang nyaring dan sebuah bayangan muncul lal berjalan menghampiri.

Sementara Mukku menghadapi jalan buntu lalu kembali berjalan dengan mengumpulkan keberaniannya dan tiba – tiba sebuah tangan menepuk pundaknya dan Mukku menjatuhkan tasnya karena merasa kaget lalu berbalik dan ternyata itu adalah Yuvi.

Mukku segera memeluk Yuvi dan Mukku berkata jika ia merasa ada yang mengikutinya. Yuvi berkata dalam hatinya jika itu bukan orang lain tetapi aku.

Bos Wisnu memberi surat keputusan itu dan wisnu hanya diam tanpa berkata – kata dan ia memintanya untuk diperiksa sekali lagi sambil berkata jika ia kerja dengan penuh dedikasi pada semua jam kerjanya.

Bos wisnu juga menghargai wisnu tetapi keputusan tersebut dari kantor pusat dan ia juga berharap jika wisnu mendapat pekerjaan yang lebih baik serta meminta maaf. Wisnu terus menatap surat tersebut lalu pergi dan berpikir apa yang akan ia katakan pada Mukku.

Sementara mobil Rathore terjebak macet dan ia turun untuk melihat apa yang terjadi lalu inspektur berkata jika ada beberapa masalah teknis dan cuaca sedang tidak bagus sehingga lalu lintas dialihkan.

Rathore lalu berkata pada inspektur jika ia harus segera pergi ke rumah sakit Princeton karena urusan mendadak, insoektur lalu menyarankan agar Rathore pergi ke rumah sakit lainnya karena perjalanan ke rumah sakit Princeton bermasalah.

Rathore lalu bertanya apa dia bisa jalan sampai disana, tetapi inspektur berkata jika ada longsor dan lalu lintas dialihkan dan menyarankan untuk kembali.

Sinopsis Uttaran Episode 374 Bagian Pertama | Maressa Bernadetta Anastasya | 4.5
Shares
error: Content is protected !!