Sinopsis Uttaran Episode 368 – 369

Sinopsis Uttaran Episode 368 – 369 – Kali ini kumpulansinopsis.net akan mengulas kelanjutan dari drama Uttaran episode yang ke 368 – 369, silahkan disimak dibawah ini.

Episode dimulai dengan Tapasya yang berkunjung ke rumah Mr.Rathore. Tapasya berkata jika semua orang terlihat sangat senang dan hanya kamu yang tidak senang dan ia juga tahu apa yang orang lain pikirkan tentang dia lalu Tapasya berkata untuk segera menemui Meethi sambil berkata jika ia tidak melakukan kesalahan dan hanya berkata apa yang ia lihat saja.

Tapasya juga berkata jika Meethi juga tidak bersalah dan saat kebenaran telah terungkap maka ia mneyuruhnya untuk menemui Ambika. Mr.Rathore berkata jika ia tidak menghadapi Meethi dan ia merasa malu karena memikirkan putrinya menjadi seperti ini.

Tapasya kemudian berkata jika putri dari Jogi Takhur juga melakukan banyak sekali kesalahan dan jika putri dari Raghuvendra Pratap Rathore juga melakukan kesalahan maka bisa diperbaiki karena semua orang pasti pernah membuat kesalahan.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Baca Juga: Sinopsis Ranveer Dan Ishani Episode 221 Sampai Dengan 224

Uttaran Episode 368 - 369 KumpulanSinopsis.net

Uttaran Episode 368 – 369 KumpulanSinopsis.net

Mr Rathore berkata jika putri dari Jogi Takhur tidak hadir dalam hidupnya, maka ia tidak mengerti akan berada dimana dirinya dan ia akan lari dari dirinya sendiri serta segala pertanyaan, tetapi ia akan berhenti saat bertemu dengannya dan akan berubah karenanya dan mereka pun saling memeluk.

Sementara Meethi telah kembali dari rumah BUndela dan Sankrant menghampirinya sambil berkata agar ia dimaafkan dan Meethi berkata jika ia tidak bersalah dan ia hanya percaya dan mencintai Ambika dengan sangat tulus dan Ambika akan sangat tidak beruntung jika harus kehilangan Sankrant.

Ekadish lalu menyuruh diam dan Meethi menarik telingan Sankrant sambil berkata untuk tidak bicara seperti itu dan hanya kebahagiaan yang akan hadir di rumah ini dan kita akan bersama sebagai sebuah keluarga meskipun Ambika atau yang lain selalu berusaha untuk memisahkan mereka.

Ekadsih lalu berkata jika ibunya percaya dengan Meethi tidak akan berbuat sesuatu yang buruk bisa terjadi pada siapa saja selama ia ada disini.

Sementara Muktha pingsan saat keluarganya sedang mengunjunginya dan Mr Rathore datang ke rumah Bundela untuk bertemu dengan Meethi dan berkata jika ia memohon maaf karena Meethi harus mengalami ini semua karenanya dan Meethi berkata jika ia tidak bersalah dan ia hanya mengatakan apa yang ia lihat saja dan mereka berdua juga melihat yang sama yakni sebuah jenazah yang terbakar.

Mr Rathore lalu mendapat panggilan telepon dari nenek dan bertanya ada apa lalu nenek menanyakan ada dimana ia dan mereka membawa Muktha dari rumahnya dan menyuruhnya agar cepat datang. Divya, nenek dan Damini berpura – pura khawatir saat Meethi dan Mr Rtahore datang lalu Meethi bertanya apa yang terjadi dengan Muktha dan mereka semua hanya terdiam.

Uttaran Episode 368 - 369 KumpulanSinopsis.net Gambar 2

Uttaran Episode 368 – 369 KumpulanSinopsis.net Gambar 2

Tapasya lalu turun dan membawa satu buah kotak manisan yang disembunyikan dibalik badannya dan Mr Rathore bertanya pada Tapasya kenapa dengan Muktha. Nenek lalu berkata pada Tapasya untuk menyuapinya dengan manisan karena ia akan menjadi kakek dan Meethi pun tersenyum lalu menyuapi semua orang disitu dengan manisan.

Sejenak Mr Rathore terdiam lalu langsung bertepuk tangan dan ia menggendong Tapasya sambil berputar.

Sementara di dalam kamar, Vishnu sedang meluapkan kegembiraannya dengan Muktha dan ia berterimakasih karena telah diberikan kabar baik dari Muktha sambil berkata jika andak mereka akan bahagia dan memperoleh kasih sayang dari orangtuanya dan tidak seperti dirinya. Ia juga berkata jika ingin anak perempuan yang pasti persis dengan Muktha. Sedangkan Mukta berkata jika ia ingin anak laki – laki karena pasti persis dengan Vishnu.

Vishnu memaksa jika ia ingin anak perempuan dan Muktha berkata ingin anak laki – laki dan Vishnu akhirnya berkata jika berarti harus anak kembar yang sayi laki – laki dan yang satu perempuan dan masalah terselesaikan lalu mereka saling memeluk.

Mr Rathore yang akan masuk ke dalam kamar tetapi langsung berbalik setelah melihat Muktha dan Vishnu sedang berdua dan ia kemudian membalikkan badannya dan mengetuk pintu dan ia kemudian memeluk Muktha sambil berkata jika nenek buyut dari Muktha telah berhasil membuatnya takut dan ia tidak mengatakan yang terjadi dan ia sampai berlari kesini bersama dengan Meethi.

Muktha kemudian berkata pada Rathore apakah ia telah menemui Meethi dan ia sangat bangga padanya dan Mr Rathoer berkata untuk melupakan itu semua dan menganggapnya sebagai sebuah mimpi buruk.

Tapasya lalu membawakan jus mangga untuk mereka bertiga dan Muktha berkata jika ia ingin jus lemon dan Tapasya berkata jika ia harus menjaga diet dari Muktha dan mengatakan harus minum jus mangga ini. Setelah itu Mr Rathore, Muktha dan Vishnu segera berlomba untuk menghabiskan jus itu dan Tapasya ragu – ragu saat ingin mrnghapus sisi jus yang ada di bibir Mr.Rathore.

Mr Rathore lalu bertanya ada apa dan Tapasya menghapus sisa jus di bibirnya setelah Muktha mengatakannya dan Muktha bergumam sambil berkata bahwa ia menginginkan sebuah hadia karena telah memberinya kabar baik dab Mr Rathore menyetujuinya dan berjanji akan memberinya hadiah. Muktah lalu menekankan janji Rathore tersebut agar tidak lupa dan mereka semuamenari untuk merayakannya.

Uttaran Episode 368 - 369 KumpulanSinopsis.net Gambar 3

Uttaran Episode 368 – 369 KumpulanSinopsis.net Gambar 3

Sementara Meethi membawa Akash ke sekolah Damini dan berkata ini merupakan impian ibunya dan Akash berkata untuk tidak membiarkannya hancur. Meethi berkata jika ia ingin menghabiskan waktunya utnuk kembali membangun sekolah ini lalu ia mendapat panggilan telepon dari Muktha dan Meethi menerimanya, Muktah berkata jika semua persiapan telah diatur dan Meethi berkata itu bagus dan pasti rencana mereka akan berhasil.

Tapasya telah tiba di restoran dan bertanya pada pelayan meja yang telah dipesan oleh Muktha Kashyap dan pelayan memberitahukannya. Tidak lama kemudian Rathore datang dan bertanya tentang meja yang telah dipesan oleh Nyonya Kashyap dan pelayan menunjukkan meja yang sama dengan Tapasya dan Rathore tersenyum pada Tapasya.

Tapasya lalu berkata jika ponsel Muktha tidak aktif dan Rathore bingung karena meja ini hanya dipesan untuk 2 orang saja namun Tapasya akhirnya mengerti jika ini adalah rencana dari Muktha.

Tapasya berkata jika ia akan menjadi ibu tapi tidak tahu kapan akan dewasa dan ia makin sama dengamu katanya pada Rathore. Rathore juaga berkata jika Tapasya memang benar dn ia memiliki sifat dari Rathore dan jika begitu ia tentu sudah pesan makanan kesukaan kita.

Mereka berdua kemudian bernostalgia saat kencan pertama dan mereka berdansa dengan diiringi lagu pyaar ki ek kahani suno. Tapasya lalu berkata jika Rathore somantis saat itu dan datang bersama kumpulan untuk menjemputnya.

Rathore lalu berkata jika ia masih romantis tetapi tentu saja harus ada orang yang bisa diajak romantis tambahnya. Tapasya lalu berkata jika sudah banyak yang berubah selama beberapa tahun kecuali satu yakni kita masih sama – sama sendiri.

Sementara itu, 3 orang pemain biola ternyata telah disewa oleh Muktha dan bemain lagu mohabbatein dan Rathore serta Tapasya bingun namun tersenyum menikmati suasana yang sangat romantis tersebut yang diberikan oleh dua putrinya yakni Muktha dan Meethi.

Sementara itu, Meethi sedang marah pada Akash karena ia belum juga bersiap untuk pergi ke kantor dan berkata pada Akash untuk segera berangkat dan Akash menggendong Meethi ke atas lalu berkata jika ia ingin menghabiskan hari ini hanya dengan istrinya dan ini adalah sebuah momen yang tidak boleh dilewatkan, untuk pekerjaan bisa diatur esok tetapi ia akan rigu besar jika terlewatkan memon ini.

Meethi kemudian mencubit pipi dan hidung Akash dengan mesra dan ia berusaha untuk lari tetapi Akash menghalanginya dan Meethi berpura – pura nmelihat Sankrant untuk mengalihkan Akash sambil berkata adik ipar, lalu tambahkan Akashm adik ipar melihat kita dan Akash langsung sedih memikirkan Sankrant.

Akash lalu berkata, bagaimana cara untuk mengatakan padanya jika Ambika datang hanya untuk balas dendam dan menghancurkan hidupnya, ia kemdudian diam dalam kamarnya sambil melihat foto Ambika dan berkata semuanya terjadi karenanya.

Meethi lalu berkata jika Sankrant cinta dengan Ambika dan Akash harus mengerti itu.

Sementara Ekadish ditertaeakan oleh kurir karena ia tidak tahu cara untuk tanda tangan kertas dan terima barang. Meethi kemudian marah dan mengancam bahwa ia akan lapor pada perusahaan pengiriman barang dan kurir tersebut minta maaf lalu pergi. Meethi lalu melihat Ekadish yang sedang sedih dan ia membawa Ekadish ke sekolah Damini untuk belajar.

Ekadish lalu bertanya ia harus belajar di usianya ini dan Meethi nerkata jika ia bisa mengerti pelajaran hanya dalam waktu 1 tahun saja dan tak ada batasan dalam belajar dan Meethi juga berkata jika sang ibu harus belajar sehingga tidak ada orang yang bersikap tak sopan padanya seperti kurir tadi.

Meethi lalu memperkenalkan Ekadish pada guru yang mengajar disitu dan Meethi berkata pada ibu guru bahwa ini adalah ibunya dan akan belajar bersama anak – anak mulai hari ini.

Ekadis lalu berkata jikaia terjebak disini dan Meethi menjawab apa ia tidak percaya dengan dirinya. Ekadish lalu berkata jika Meethi telah membawa pelita dalam hidupnya dan ia juga rela mati untuk dirinya. Meethi lalu berkata jika ibunya harus belajar sementara ia akan bertemu dengan tukang bangunan dekat sini. Anak – anak pun tertawa melihat Ekadish.

Tak jauh dari situ, Meethi melihat seorang wanita yang secara paksa dibawa ke dalam mobil dengan tangan yang terikat dan Meethi berusaha untuk menghentikannya namun gagal dan setelah mereka pergi, ia bertanya dengan orang disitu, Meethi bertanya dari mana ia membawa wanita itu dan wanita menjawab jika ada kamar nomor 1-1 tidak jauh dari sini dan pria tersebut membawa beberapa gadis seperti itu dan kami tidak dapat melapor karena mereka takut. Meethi terdiam lalu berpikir jika gadis – gadis itu dibawa untuk melakukan sesuatu

Sementaar itu, Ekadish mengulang pelajaran di sekolah dan menulis nama dalam bahasa Inggris tetapi semua salah dan Meethi memeriksa tulisannya yang salah lalu membenarkannya. Ekadish berkata jika ia sudah benar dan tidak mau belajar dua hal yang beda disini dan sana. Meethi lalu menghapus semua tulisan Ekadish dan menulisnya kembali dengan yang benar.

Meethi lalu berkata akan memberi ujuain 1 bulan lagi pada Ekadish dan Ekadish berkata ia ingin mengambil air dan Meethi berkata agar ia yang mengambilkan airnya nanti. Ekadish tetap pergi.

Seseorang memencet bel di rumah dan Meethi mempersilahkan Rathore untuk masuh tetapi Rathore berkata tidak karena ia datang hanya untuk mengundangta dan Akash serta Sankrant datang ke pesta baisakhi nanti malam dan ia sedih tentang Sankrant dan ini akan membuatnya lebih baik.

Meethi lalu membenarkan perkataan Rathore tetapi ia butuh waktu dan berkata jika ia dan Akash pasti akan datang. Rathore berkata jika ia senang karena Meethi tanggung jawab pada sekolah Damini dan Meethi memberi anggukan sambil berkata jika ia tidak tahu apa ia bisa berlaku seperti ibu.

Rathore lalu berkata jika ia pasti bisa karena ia melihat ibu dalam dirinya dan apa saja yang ia rasa tidak dapat dilakukan maka ibunya akan membuat Meethi dapat melakukannya dengan restunya. Meethi kemudian mengucapkan terimakasih dan berkata ia dari kantor polisi dan melihat Ambika dan Rathore berkata seharusnya ia di rumah sakit jiwa.

Meethi berkata sebagai seorang ayah, Rathore juga dapat membuatnya keluar dari ini dan harus memberinya pengertian namun Rathore berkata jika ia tidak ingin bicara tentang orang yang tidak ada hubungan dengannya dan ia langsung pulang untuk mempersiapkan pesta.

Meethi lalu ingat pada wanita yang dibawa paksa tadi dan berbicara sendiri kenapa ia mendengar jeritannya sepanjang waktu dan tidak bisa berbuat apapun.

Sementara Vishnu diperlakukan dengan seenaknya saat bekerja di perusahaan Yuvaan dan dijadikan bawahn Muktha dan tak berpa lama, Yuvi meberikan surat pindah untuk Vishnu dan Vishnu bekerja di kostruksi bangunan beberapa hari.

Sebuah peristiwa menyebabkan seorang pekerja di perusahaan Yuvvan cedera dan Vishnu keluar dari perusahaan Yuvaan karena telah melawan Yuvi atau Yuvaan dan ini disembunyikan Vishnu dari Muktha.

Vishnu tak sengaja membaca pesan Yuvi di ponsel Muktha dan Vishnu menjebak Yuvi beberapa kali dengan berpura – pura mengirim balasan yang seolah dari Muktha. Dalam pesan itu, Yuvi menyangka jika Muktha telah jatuh dalam perangkap dan mengajak Muktha untuk makan malam berdua.

Yuvi memberi obat bius pada minuman Muktha dam menunggunya tapi Vishnu yang datang dan Muktha tidak tahu akan hal ini. Yuvi berkata pada Vishnu apa yang ia lakukan disitu dan Vishnu berkata apa ia sedang menunggu orang lain atau istrinya dan Yuvi berkata ini salah paham lalu Vishnu berkata jika ia sudah lama curiga tetapi sudah jelas sekarang jika Yuvi punya niat tidak baik karena mengundang Muktha kesini dan Vishnu menampar Yuvi.

Vishnu berkata jika ia menyebabkan retaknya hubungannya dengan Muktha dan membuatnya menjadi bawahan Muktha dan ia tahu kenapa Yuvi cepat menaikkan jabatan. Vishnu lalu memukul kepala Yuvi dengan botol dan Yuvi jatuh lalu Vushnu ingin memukul lagi dengan kursi tetapi terhenti saat melihat tattoo dengan inisial YB di tangan Yuvi.

Vishnu lalu ingat saat Muktha cerita tentang Yuvraj dan saat Akash menjemputnya sebelum pergi piknik.

Vishnu lalu berkata Yuvraj Singh Bundela, ia adalah putra ibu guru Icha, kakak dari Meethi dan ia harus menunjukkan wajah asli Yubi ke semua orang.

Vishnu lalu pergi meninggalkan Yuvi yang sedang kaget karena samarannya sudah terbongkar dan memutuskan untuk pergi dari Mumbai secepatnya…

Sinopsis Uttaran Episode 368 – 369 | Maressa Bernadetta Anastasya | 4.5
Shares
error: Content is protected !!