Sinopsis Uttaran Episode 100 Versi 1

Pada kesempatan kali ini saya akan memberitahukan informasi tentang Sinopsis Uttaran Episode 100 versi 1.

 

Episode 100 Versi 1

Episode ini bermula pada saat Rathore mengetuk pintu dari kamar Icha dan ia meminta agar masuk kedalamnya, ia bertanya kepada Icha apakah dirinya baik-baik saja.

Icha pun mengatakan kepadanya, Apa kamu tidak berada disana pada saat ini, saya tidak dapat melakukan hal ini untuk kamu.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Saya berjanji kepada kamu, kamu terlihat seperti Mukta, pada saat aku mulai meninggalkan Mutka begitu saja.

Saya tidak mengetahui apakah ia masih marah dengan saya atau tidak, tetapi ia memanggil nama Icha dengan penuh rasa Cinta.

Icha teringat sekilas pada saat Mukta masih sangat kecil dan ia memanggilnya dengan sebutan ibu,  Icha meminta kepada Rathore untuk duduk disampingnya.

Rathore berkata bahwasannya saya tidak dapat memahami bagaimana saya menjalankan hidup yang aneh seperti ini.

Terlihat seperti dahulu, Mukta yaitu putrimu dan saya memanggilnya dengan sebutan anakku, dan hari ini kamu harus membawa anak itu dengan menggunakan tangan kamu sendiri untuk saya.

Icha berkata kepada ibunya apa yang dapat ibunya lakukan?? Saya tidak pernah dapat, bahkan saya bermimpi bahwasannya anak saya sendiri, darah saya sendiri dapat melakukan hal itu, seperti kelakuan yang tidak saya sukai.

Saya tidak pernah memiliki fikiran bahwasannya saya harus melihat anak itu hari ini.

Inilah Tentang Sinopsis Uttaran Episode 100 Versi 1

Sinopsis Uttaran Episode 100 Versi 1

Sinopsis Uttaran Episode 100 Versi 1

 

Icha pun teringat lagi dengan kejadian pada saat ia menyakiti Yuvraj, Icha pun langsung melipat kedua tangannya, dan ia berkata kepada Tuan Rathore bahwasannya saya ingin minta maaf kepada Tuan atas anak saya.

Rathore mengatakan kepada Icha untuk tidak melakukan hal seperti itu lagi, kamu jangan meminta maaf untuk hal itu, dan juga bukan untuk dirinya sama sekali, ada baiknya juga apabila saya tidak berada disini.

Dia adalah anak kamu, Icha mengatakan kepada Tuan Rathore, “Tidak Tuan Rathore”, kami berdua tidak sangat beruntung didalam kebahagian, karena kebahagian itu selalu jauh dari saya.

Tapasya kamu berada jauh darimu, dan takdir saya ditangan saya sendiri, Nani membawa nampan teh untuk diberikan kepada Divya/Jogi, Jogi mengatakan kepada Nani “Terima kasih”.

Nani berkata bahwasannya ia tidak mengetahui apa yang sedang dipikirkan oleh Gunwanti, sudah beberapa tahun ini ia tidak mengijinkan Icha untuk bertemu dengan Veer.

Divya mengatakan kepadanya, apa yang dapat kita lakukan pada Mausiji?? Ini adalah masalah rumah tangga mereka. Didalam kasus apapun, apa yang sedang dilakukan Yuvraj terhadap Mukta, sesudah itu ia melihat Rathore pergi dengan tenang.

Nani berkata, Raghuvendra sedang ada disana, seandainya saja Icha dapat bertemu dengan Veer sama sekali.

Nani bertanya kepada Rathore “Apakah anda ingin meminum teh”, dan kemudian ia berkata, oh iya saya lupa anda kan senang minum kopi.

Rathore mengatakan bahwasannya ia tidak akan membicarakannya lagi, Maafkan saya. Saya harus pergi sekarang juga, Jogi mengatakan kepadanya, “Oke kamu dapat pergi sekarang juga”.

Nani berfikir, sesudah mereka berbicara tentang mengenai Yuvraj, merekan bakalan mengetahui juga tentang Tej singh, apa yang harus saya lakukan??

Mukta pun teringat dengan ucapan-ucapan Nani yaitu tentang Gunwati yang dimana saat itu ia sedang menutup pintu untuk Icha dan Icha pun memohon kepadanya.

Rathore keluar dan ia berkata apa yang sedang saya pikirkan sementara itu Mukta berada diluar.

Mukta pun berfikir untuk memberitahukan kepada papanya?? Tidak saya harus memberitahukan ini semua, ia tidak akan pernah mengerti.

Ia tidak akan pernah mengerti dengan apa yang dilakukannya, apa yang harus saya lakukan untuk membantu Maa Icha, apabila ia melakukan sesuatu pada saat ia marah, lalu hal apa yang bakalan terjadi dengannya?? Apakah akan ada masalah besar yang datang atau yang lainnya.

Rathore Berkata “Apakah kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari saya, jangan disembunyikan bicara saja”.

Mukta tidak mengatakan apa apa, keduanya pun langsung mengingat kembali hal yang sudah terjadi sebelumnya.

Rathore berfikir apakah Mukta masih marah dengan dirinya dan ia tidak akan berbicara lagi dengannya sampai-sampai ia berbalik dan juga meninggalkannya.

Mukta menyebutkan panggilan orang tuanya, dan ia pun berbalik, Nani saat itu sedang memegang 1 gelas susu ditangannya, sementara itu Mukta dan Rathore sedang berada diluar, ia mengatakan, saya berharap Mukta tidak berbicara apapun untuk Raghuvendra.

Saya harus menghentika dia sebelum ia berbicara apapun, Nina pun meninggalkan segelas susu yang dipegangnya tadi, tetapi Jogi menghentikan Nani, dan ia bertanya, susu yang kamu pegang tadi untuk diberikan kepada siapa???

Nani mengatakannya, susu yang saya pegang tadi mau saya berikan kepada Raghuvendra karena ia tidak menyukai permen lol.

Jogi meminta susu yang sudah dibuatnya, dan ia berkata Raghuvendra tidak akan meminum susu yang kamu buat, jadi lebih baik susu itu untuk saya saja.

Sesudah bertahun-tahun, Mukta pun memeluk Rathore, Rathore mengucapkan terima kasih kepadanya, karena kamu sudah memberi saya hadiah terbesar pada hidup saya, saya ucapkan sekali lagi terima kasih.

Kamu bahkan tidak mengetahui betapa saya ingin mendengar satu kata, yaitu kamu putri saya, saya ini ayah kamu, kamu adalah anak yang sangat terindah didunia ini.

Pada saat saya melihat kamu melewati pintu rumah sakit dan juga mata besar yang kamu miliki itu sedang melihat saya dan bersinar seperti halnya bintang, dan saya merasa saya harus istirahat dan membawa anak saya.

Tetapi hal yang saya inginkan tidak berpihak kepada saya, saya adalah ayah yang sangat buruk!!! saya tidak pernah berada disamping kamu.

Saya tidak akan pernah memaafkan diri saya sendiri, tetapi tolong maafkan saya, saat ini ayah tidak mempunyai siapa-siapa lagi selain dirimu.

Mukta pun menangis dan ia langsung meminta maaf, pada saat kamu datang terakhir kali, saya sudah bertingkah dengan kamu, maafkan saya.

Saya akan mencoba menemukan kamu, mulai dari pergi ke hotel kamu, dan juga mencoba untuk menelpon kamu agar saya bisa meminta maaf dengan kamu.

Rathore pun mencium tangannya dan ia berkata, saya minta maaf, saya harap saya tidak akan pernah lagi untuk kembali kehotel yang saya miliki.

Apabila saya berada disana, mungkin ia tidak akan hidup saat ini, Mukta pun berkata, kebahagian dan juga kemarahan saya saat ini tepat berada pada posisi mereka.

Sesudah semua itu terjadi, bahkan ada banyakjuga hal-hal yang sudah terjadi, Maa Icha saat ini masih ada disisi saya, ayah kendalikan semua amarahmu, jangan pernah melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap Yuvi.

Ia memohon kepada Rathore untuk tidak melakukan apapun kepada Yuvi, Rathore berkata “Putri kecil ibu, kapan kamu tumbuh dan juga menjadi pintar seperti ini”, padahal saya meninggalkan kamu.

Mukta pun berkata, saya masih kecil pada saat didepanmu, anak tidak akan pernah tumbuh besar didepan orang tuanya, kamu adalah ayah saya, kamu juga mengajarkan kepada saya untuk membedakan mana yang buruk dan mana yang baik.

Rathore juga berkata “Tinggi tidak akan membuat sesuatu lebih besar lagi, tetapi dengan cara berfikir dan juga bertindak”, “semakin besar fikiran dan tindakan yang kamu lakukan itu akan membuat kamu menjadi besar”.

Saya sudah mengetahui, saya tidak berada disana untuk kamu, apa yang harus saya lakukan untuk kamu, saya tidak pernah melakukannya, tetapi saya berjanji hari ini, sesudah hari ini, dan sampai ayah kamu ada, dan tidak akan ada lagi masalah yang datang kepada kamu.

Baca Juga Artikel Lainnya Disini Sinopsis Uttaran Episode 380 Bagian Pertama

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Sinopsis Uttaran, semoga ini dapat menambah pengetahuan dan juga wawasan anda, terima kasih sudah mengunjungi blok ini.

(Credit By : Ikbal Fikri)

Sinopsis Uttaran Episode 100 Versi 1 | Iqbal Fikri | 4.5
Shares
error: Content is protected !!