Sinopsis Beintehaa Episode 236

Sinopsis Beintehaa Episode 236 – Pada kesempatan kali ini, kumpulansinopsis.net akan mengulas episode kelanjutan dari drama Beintehaa episode yang ke 236, yang akan kami kupas tuntas berikut ini.

Epiosode kali ini diawali dengan Surayya dan Fahad yang sedang mendengar percakapan dari Shaziya yang telah mengakui segala kejahatan yang diperbuatnya. Surayya dan Aaliya kemudian berkata pada Fahad agar Surayya dimaafkan karena tampaknya ia telah bertobat.

Surayya berkata ia sangat senang karena kebencian telah pergi, Bilal kemudian melihat wajahnya dengan kesal dan ia khawatir akan masa depan dan tidak ada satupun yang bertanya padanya tentang ini dan tidak akan mendapatkan Shaziya atau siapapun juga. Ia juga berkata jika hanya ada satu yang akan masuk ke dalam penjara dan merencanakan untuk melarikan diri dari semuanya.

Rehman kemudian mendatanginya dan mencari alasan mengenai kekhawatirannya dan Bilal berkata jika ia sehat dan Rehman berkata lagi jika anda telah dipergunakan saat ia melakukan kesalahan saat kecil dulu dan memintanya untuk melihat hasil dari kata – kata yang diucapkan oleh Zarina.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Baca Juga: Sinopsis Beintehaa Episode 235

Beintehaa Episode 236 KumpulanSinopsis.Net

Beintehaa Episode 236 KumpulanSinopsis.Net

Rehman berkata jika Bilal saya M Abbu abda dab ia bertanya apakah ia tumbuh dengan menyembuyikan sesuatu dan Bilal berkata jika ia tidak akan mengatakan apapun dan menangis sambil berkata Abbu dan memeluknya.

Rehman kemudian bertanya ada masalah apa dan Bilal berkata jika ia tidak mau masuk ke dalam penjara. Bilal berkata Zain Bhai, Rocket sudah datang dan menanyakan siapa yang akan dipenjara dan Bilal pun terdiam melihat Rocket.

Rehman kemudian berkata pada Bilal agar mengatakan semua masalahnya dan Bilal berkata bahwa Zain sudah banyak membantunya dan Rocket berkata akan pergi ke kantor dan bertemu pada malam hari.

Rehman kemudian bertanya kenapa Bilal merubah kata melihat Zain. Rocket lalu mendatangi Zarina dan cerita tentang kebodohan dari Bilal dan memasukkan mereka ke dalam penjara dan ia juga berkata jika ia harus bicara dan rencana kami akan segera berakhir. Zarina yang bertanggung jawab dan meminta tanda dari Aaliya dalam waktu satu jam.

Fahad berterimakasih pada Nafisa karena telah menyelamatkan anaknya dan Nafisa berkata ia dalam keadaan baik. Ia juga bertanya bagaimana ia dapat membiarkan Saif jatuh berenang dan ia berkata bayi kami akan lahir dalam waktu beberapa bulan lagi dan Shaziya akan mengurus Saif mulai 7 tahun. Shaziya lalu melihat Fahad sedang memeluk Nagisa dan ia sadar ia telah membunuh bayi Nafisa dan menyelamatkan anaknya dan ia memberkati Nafisa.

Zarina kemudian menarik telinga Bilal dan bertanya apa yang telah ia katakan pada Abbunya sekaligus memberinya peringatan agar tidak berkata apapun. Rehman kemudian datang dan memegang tangannya untuk menghentikannya menampar Bilal.

Rehman berkata pada Bilal agar pergi ke kamarnya dan Bilal pun masuk ke dalam kamar. Rehman kemudian berkata bahwa permainan jahat akan segera terungkap dan akan berkata apapun untuk menyelamatkan anaknya dan ia juga memintanya untuk menyelamatkan diri.

Surayya memanggil untuk sarapan di meja dan memberi tanda pada Aaliya. Fahad berkata pada ibunya agar menyiapkan hidangan khusus untuknya. Ia juga meminta tanda dari Aaliya dan Surayya berkata pada Zain kenapa ia tidak lihat mereka sebelum mengambil keputusan ini. Zarina kemudian bertanya apa yang Zain lakukan dan Zain bertanya pada sang ibu apa yang akan ia lakukan dan semua orang akhirnya bertanya dengan berurutan.

Surayya bercerita bahwa Aaliya telah menandatangani surat properti sebanyak 51% dan Zain sudah menjual semua taruhannya untuk nilai 300. Zarina melihat Rocket dan terkejut dan Fahad kemudian bertanya kenap tidak beryanya padanya dan Rocket berkata jika Surayya telah salah dan ia hanya mengkonfirmasi saja.

Rocket kemudian berpikir tentang peristiwa mabuk semalam dan berkata ia akan memeriksa kantor lalu Zarina juga pergi setelah Rocket. Zarina kemudian menghentikan Rocket dan menamparnya sambil bertanya kenapa ia bisa membohinginya dan berkata ia sangat khawatir.

Beintehaa Episode 236 KumpulanSinopsis.Net Gambar 2

Beintehaa Episode 236 KumpulanSinopsis.Net Gambar 2

Zarina berkata jika iamemiliki properti yang benar namun ia tidak punya surat yang telah ditandatangani dan Zarina meminta miliknya. Aaliya lalu berkata jika Zain punya dan Zarina kaget saat melihat Aaliya dan Surayya sedang mendengar pembicaraan mereka.

Aaliya berkata jika Zain tidak menjual apapun dan ia juga tak bisa menjual apapun yang ada hubungannya dengan Barkat dan Aaliya berkata jika itu hanyalah sebuah rencana untuk menjebak orang yang menipu Rocket.

Baca Juga: Sinopsis Beintehaa Episode 234

Ia juga berkata jika tidak akan terjadi bahwa Aaliya tidak dapat identitas Zain karena ia jujur lalu ia berkata pada Zarina kenapa ia dapat melakukan ini pada adiknya. Surayya kemudian berkata bahwa ia mencoba untuk berubah sepanjang hidupnya.

Rocket kemudian memegang Aaliya dan berkata jika ia melakukan ini untuk mendapatkannya dan Aaliya berkata bahwa ia hanya cinta pada Zain.Rocket kemudian meletakkan senapan di kepalanya dan berkata ia mengasihinya dan ia memintanya untuk datang. Ia juga berkata Aaliya hanya ada dalam ingatan lalu Zain datang untuk mengalahkan Zain…

Sinopsis Beintehaa Episode 236 | Maressa Bernadetta Anastasya | 4.5
Shares
error: Content is protected !!