Sinopsis Beintehaa Episode 234

Sinopsis Beintehaa Episode 234 – KumpulanSinopsis.net kali ini akan mengulas drama Beintehaa episode 234 untuk anda yang ketinggalan episode yang satu ini.

Episode sebelumnya bercerita tentang Rocket yang sedang berkata pada Aaliya tentang semau yang ia lakukan atas dasar ia sangat mencintai Aaliya.

Baca Juga: Sinopsis Ranveer Dan Ishani Episode 200-206 Juli 2016

Aaliya namun berkata bahwa cintanya hanya untuk Zain dan Rocket mengeluarkan pistolnya dan menyandera Aaliya lalu Zain datang dan memukul jatuh Rocket. Rocket kemudian berusaha untuk memukul Zain namun Zain berhasil mengalahkannya terlebih dahulu dan merebut pistolnya.

Zain kemudian membawa Rocket ke kantor polisi dan polisi menangkap Rocket dan Zain memeluk Surayya baru kemudian memeluk Aaliya.


Bila berkenan silahkan share postingan ini ke akun sosial media anda seperti facebook, twitter, dan G+. Supaya artikel yang akan kami sajikan kedepannya akan semakin berkualitas dan nyaman untuk di baca yang sudah di persembahkan oleh Kumpulan Sinopsis Terbaru. Bila anda ingin melihat daftar isi dari kumpulan sinopsis yang telah di sajikan oleh kami maka silahkan anda baca di sini ya > Daftar isi. Di tunggu komentarnya untuk cerita sinopsis dari kami ini.

Zarina memohon maaf pada Surayya dan memintanya agar dimaafkan dan Surayya bertanya pada Zarina kenapa ia mencoba untuk membunuh Zain.

Beintehaa Episode 234 KumpulanSinopsis.net

Beintehaa Episode 234 KumpulanSinopsis.net

Aaliya kemudian berkata bahwa ia mengampuni Zarina namun Zarina berkata sebaliknya bahwa ia tidak pernah akan memaafkannya.

Rehman kemudian memeluk Zain dan memintanya untuk mengurus Aaliya dan berdoa pada Tuhan agar terus menjaga Zain dan Aaliya agar hidup bahagia.

Bilal berkata pada Rehman bahwa ia akan pergi dan berhenti membantu ibunya dalam berbuat dosa dan Rehman pun keluar namun dihentikan oleh Aaliya dan Aaliya meminta Rehman untuk memaafkan Zarina.

Rehman kemudian berkata untuk jangan memohon padanya dan Zain berkata bahwa beberapa tahun yang lalu, Zarina telah meninggalkan kamu dan Bilal dan ia tidak berpikir serta harus meninggalkan Zarina pada saat ini.

Lalu Zarina memohon maaf dan meminta Rehman untuk memaafkan dirinya. Rehman kemudian berkata bahwa ia telah menunggu bertahun – tahun untuk bisa mengampuni Zarina dan Bilal juga merasa sangat sedih sambil keluar membawa tasnya.

Pada saat itu, Shaziya menghentikan Bilal dan berkata jika ia tidak menikah maka ia akan menikah dan kamu harus senang akan pernikahan tersebut sekaligus berdoa agar saya bisa menjadi istri yang baik. Bilal kemudian berkata agar Shaziya bisa mengurus dirinya sendiri lalu pergi dari situ.

Saat itu, Surayya meminta Zarina untuk mengurus dirinya sendiri sambil berkata bahwa ia tahu bagaimana rasanya hidup tanpa seorang suami dan Rehman kemudian berkata bahwa ia berbeda dari jalan pikir manusia lainnya dan ia juga mengubah pendapatnya setelah tinggal bersama dengan keluarganya.

Setelah itu, Rehman meminta Bilal untuk merawat Zarina dan berkata mereka harus pergi karena terlambat penerbangannya. Zain dan Aaliya saling berpelukan dan Zain berkata jika ia tidak ingat apapun dan hanya mengingat dirinya saja.

Aaliya pun berkata bahwa kembaranmu berditi tepat di depannya namun ia tidak yakin apakah itu adalah Zain dan mereka pun berpelukan lalu pergi untuk tidur. Aaliya kemudian membangunkan Zain sambil menggenggam tangannya dan Zain menarik Aaliya ke arahnya lalu mengecupnya.

Pada saat itu, ada seorang anak berlari dan memanggil ibu serta ayahnya dan Surayya yang sudah tua itu bertanya, apa yang sedang terjadi pada Zaid dan Zaid menjawab bahwa musuh besar datang dan kemudian bertanya kembali apa Kashish datang dan dijawab oleh Zaid bahwa ia melihatnya di teras.

Surayya kemudian berkata bahwa Zaid harus menyiapkan makanan dan berbagi dengan mereka. Zaid lalu berpikir bahwa dirinya dan Kashish tidak akan pernah dapat berteman dan Kashish pun datang lalu Zaid bertanya kenapa ia datang ke rumahnya karena ini adalah rumah Zain Zain Abdullah.

Zain dan Aaliya lalu turun dan Zain memanggil Kasish lalu Aayath dan juga Rizwan datang dan Rizwan berkata jika Aayath memanggilnya bhabhi.

Zain lalu berjalan di belakang Kashsish sementara Zain dan Aaliya mengingat semua masa kecilnya tersebut, pernikahan mereka sampai saat ini.

Mereka kemudian mengumpulkan semua keluarga dan saling berpelukan satu sama lain dan Surayya membawa foto Usman dan berkata andaikan Usman ada pada saat keluarga kita telah bersatu seperti ini.

Sinopsis Beintehaa Episode 234 | Maressa Bernadetta Anastasya | 4.5
Shares
error: Content is protected !!